Minggu, 19 Juni 2011

Kangen,,,

Minggu, 19 Juni 2011


Kapan terakhir kali aku memeluk ayah, bunda dan kakak,,
Melihat mereka senyum renyah,Bercanda,bercengkrama,,,
Dan baru beberapa hari  yang lalu,, tapi serasa sudah bertahun-tahun…
Andaikan saja babel-jogja sedekat jakarta -jogja,,
Andaikan ongkos babel-jogja  sebesar ongkos  jakarta -jogja,,
 mungkin aku tiap weekend akan pulang berkumpul bersama mereka,,,,,
Seneng rasanya .
Ternyata itu semua hanya "andai",, buyarlah semua mimpiku,,
Aku jalani hidup sendiri di pulau ini,,,
Aku Cuma bisa mendengar  suara mereka lewat telepon, melihat wajah mereka melalui YM,,,,,

Bunda senyumanmu perteguh mimpi-mimpiku
Ayah suaramu pertegas perjuanganku,,
Anakmu bertarung menakhlukkan waktu mengejar cita-citaku

Jangan menangis bunda tercinta anakmu baik disini
Tak perlu khawatir ayahku sayang doakan aku disini
Ku akan melakukan yang terbaik,,
semoga bahagia menantiku diujung waktu
(lyla)
 
Untuk kedua orang tuaku,,,
Hati mu adalah jurang yang selalu ada kata maaf….
Ayah Bunda (kalianlah )Pengukir Jiwaku,,,
 I miss my parents,,,,,

Rabu, 15 Juni 2011

Resensi Buku "THE JOURNEYS, Kisah Perjalanan Para Pencerita"


The Journeys: Kisah Perjalanan Para Pencerita berisi 12 tulisan perjalanan dari 12 orang penulis yang memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari penulis komedi, penulis skenario, novelis, hingga yang memang berprofesi sebagai travel writer.
Latar belakang berbeda ini membuat kisah-kisah yang dihadirkan pun memiliki sudut pandang beragam; yang terasa manis, menyentuh, hingga membuat terbahak. Dari birunya laut Karimunjawa, gemerlap New York City, keriaan sebuah pasar pagi di Lucerne, sudut rumah sakit jiwa di Singapura, damainya Shuili, cantiknya Andalusia, warna-warni Senegal, cerita kepercayaan setempat di Soe, mencari parfum impian di Mekah, kisah sebotol sambel yang harus dibawa sampai Utrecht, upaya melipir ke Tel Aviv, hingga fakta tak disangka di balik free traveling.
Perjalanan adalah sebuah proses menemukan. ‘It’s better to travel well than to arrive,’ kata Buddha. Dan The Journeys mengajak siapa pun menemukan kisahnya sendiri. Sesederhana apa pun itu.


.::
saya berharap menjumpai banyak kisah semacam "behind the scenes" dari perjalanan masing-masing penulis. Kisah lain dan Cerita unik dari yang biasanya mereka tulis dalam karyanya. Sudut pandang pribadi penulis mengenai tempat yang dikunjunginya karena saya yakin tempat sama bisa menghasilkan kesan yang berbeda tergantung pengalaman masing-masing Sebagian besar kisah di buku ini memang memberikan kesan personal para pencerita namun beberapa kisah terasa datar. Cerita menjadi biasa saja karena terlalu banyak memberikan ulasan umum tempat yang dikunjungi tersebut. Saya pikir di era mudahnya akses informasi, pengetahuan umum tentang lokasi bisa mudah didapat dengan internet, atau dari buku travel guide seperti biasanya
 
 
 

Sabtu, 11 Juni 2011

HaRi YaN9 aNEh

Ini kisah saya  hari Kamis tanggal 09 juni 2011
Yah hari itu merupakan hari yang bener-bener  menyebalkan,,
Kenapa bisa begitu,, dan inilah jawabnya,,

06.58
saya bangun kesiangan,,,, hem karna faktor itulah dari pagi saya bete dan manyun,,
Ditambah lagi udara kota ini yang semakin panas, entah karena pengaruh global warming atau karna emang musimnya sudah berganti alias kemarau….
 Alhasil karena kesiangan itulah semua  aktivitasku menjadi kacau, tidak sempet beres-beres rumah,mandipun alakadarnya,,  (hihihihi tapi tetep wangi kok), berangkat kantor kesiangan,, (kayaknya tiap hari kesiangan deh,,maaf boss,, bukannya niat tapi  karna terpaksa, saya juga sudah berusaha untuk pagi tapi tetap saja jatuhnya siang juga), xixixixiixxiixixi

16.20
Dan sore sesampai dirumah kontrakan, ,,, lihat temen saya  heboh milih baju (dari cassual, batik, sekdress sampai longdress) secara malam ini kami ada undangan acara kantor…
Karena kecapean saya niatkan hati untuk langsung menyiram badan ini dengan air, dengan maksud supaya muka ini terlihat lebih fresh,,, selesai  mandi kagetnya bukan main,, ditodong  temen disuruh nganterin cari sandal (bayangkan saja acara jam 18.30 dan saat itu sudah jam 17.15).
okey atas nama persahabatan apa seh yang nggak,, kita langsung capcus ke salah satu toko sandal, sepatu dan tas yang paling keren di kota ini, hihihihi…. (tapi dengan ancaman jangan milih terlalu lama maksimal jam 18.15 dah sampai rumah)..

18.30
Detik-detik terakhir saya belum memutuskan untuk memakai kostum yang mana, begitupun temen saya ,,, dia masih heboh dan bingung dengan penampilannya,,,,,,,, mau inilah, mau pake itulah, pake ini kenapalah,, hadehh lihat tingkahnya saja saya sudah pusing dan capek apalagi jalaninnya,,,

19.00
Kumpul di fresh Orange,,,
Lengkap sudah personil kita ,,,
well kita tancap ke lokasi,,,
Awalnya kita menikmati acara itu,,api t lama-kelamaan membosankan,
 setelah puas makan dan berfoto-foto saatnya pulang,,,,, (bolos, itulah salah satu kekurangan  kami, datang telat pulang awal)

22.00
Sampai rumah, sepi,, bakal sendiri  nehh secara kita tadi berangkat beda kloter,  saya sama temen kantor dan mereka juga bareng2 ma temen sekantor mereka.  Cuci muka, solat, kunci pintu dan tidur,, baru saja sakleran (belum sempet bermimpi),  hemm mereka datang , Cuma bertiga tapi kedengarannya seolah-olah mereka bersepuluh,, huhh ramenya bukan main,,,
Membangunkan tidurku...

23.58
GILA…
Sinting…..
Liat temenku yang satunya,,
Ditelepon mantan pacar diajakin keluar,, hem mau-maunya,,, aku berpikir dia terkena penyakit  sinting dan yang ngajakin sudah terjangkit saraf stadium 4. dasar anehh.
coba bayangkan saja pemiarsa jam berapa ini,, (hampir tengah malam, dan hampir pergantian hari,, eee anak gadis malah keluar,,,,kalo aku mikir gak negative tapi pikiran oranglain kan gak sama ma kita yang sudah kenal  mereka, ya gak)...

Dan akhirnya karena sudah malam, capek, ditambah ngantuke poul aku putuskan untuk mengakhiri ini dan melanjutkan  untuk mengistirahatkan semua organ tubuh ini…
Semoga hari  besok lebih baik dari hari ini..

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَبِاسْمِكَأَمُوتُ
bismikallahumma ahya Wa bismika amutu.
"Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati".
Amin

Jumat, 10 Juni 2011

Welcome To the JungLe…

Kamis,  09 Juni 2011

365 hari  saya berada di Pulau ini.
Tepatnya satu tahun yang lalu sekitar pukul 17.00wib(kurang lebihnya) pertama kali saya menginjakkan kaki dipulai ini,.,
Tidak pernah ada dalam bayangan ataupun benak  saya, saya akan sampai disini bahkan tinggal disini,,,,
Pertama di kasih tau namanya pun saya masih belum bisa membayangkan letak geografis pulai ini {pelajaran geografi gak lulus}(yg terpikir saat itu cuma film laskar pelangi ,, dengan setting latar pulau yang jauh dari peradaban manusia...)
Omg.. Tidak dan tidak mungkin,,,,

Saya tidak bisa menerima kenyataan ini bahwa saya akan tinggal dan menetap dipulau ini. Kalo melihat selembar kertas itu tangan ini gatel untuk menghapus tulisan Pov. Kep. Bangka Belitung  dan menggantinya dengan Prov. Daerah Istimewa Yogyakarta ataupun minimal  Prov. Jawa Tengah..
Salah Langkah,,,,
kata-kata itu yang selalu muncul di kepalaku dan mengaung2  ditelingaku.
Menyesal kenapa dulu saya menolak salah satu departemen yang sudah jelas dimana saya kan ditempatkan (Semarang), dan lebih memilih  instansi vertikal yang lain yang belum jelas dan belum ada gambaran dimana saya akan ditempatkan dengan alasan siapa cepat dia yang dapat (hihihihiiiiihiihi).. T_T

Well…
Satu dua minggu disini saya jalani begitu berat,,,, bayangkan saja disini semuamuanya  mahal,,
(ditambah tidak Ada tempat yang bisa melampiaskan hobi ku,,, pengen naggis deh rasanya)
Pulau kecil yang semrawut , stock listrik yang minim membuat ku semakin tersiksa disini,,,

 
Tapi ternyata setelah setahun berjalan (begitu cepat) akhirnya saya mulai terbiasa dengan keadaan pulau  ini..
Saya mulai menikmati hidup dipulau ini dengan banyak kekurangan,,,,,,
Dan dipulau inilah saya menemukan arti kehidupan,,,,,,,
 

..:: Negeri Serumpun Sebalai (kep. Bangka Belitung) ::..

Rabu, 08 Juni 2011

Tak Semestinya Cinta


29 Mei 2011

ntah dari mana rasa itu tumbuh dalam hatiku, akupun tak tahu. kapan dan dimana??
Rasa itu tiba-tiba saja muncul.
Tiap kali aku melihat, menatap wajahnya bahkan mendengar suaranya pun hatiku langsung bergetar,,,
Apakah ini yang dinamakan cinta…??????????????? Love only love,,,
dan kini setelah sekian lama aku mengenalnya,, aku pun tak tahu apa yang sebenarnya ada di pikirannya,,, apakah sama dengan yang aku pikirkan…???????

Mengapa dia tidak terlalu peka atas semua tingkah, perilaku dan ucapku kepadanya,,,,
Mungkin cinta ini tak cukup untuk membuatnya menyadari keberadaanku.

Aku biarkan dia berlalu begitu saja,,,, entah aku harus berbuat apalagi agar dia tau rasa ini..
Aku biarkan dia menjalani hari-harinya dengan dunianya sendiri tanpa diriku,,,,,
aku berpura-pura relakan dia memilih cinta yang dia mau,,,

Mungkin inilah kebodohan dan kesalahku yang tak pernah ungkapkan semua ketika dia disampingku,saat dia disisiku.
Aku merasa hatinya begitu jauh ataukah hatiku yang berusaha menjahuinya???

Aku masih mengharapkannya dan terus mengingatnya padahal aku tahu semua tak akan kembali…
Waktu telah membangun dinding yang tebal dan tinggi hingga aku tak mungkin lagi menoleh ke belakang.
Sungguh aku ingin bersamanya,mencintainya dan menyanyanginya,
aku tak pernah bisa tuk melupkannya, meskipun telah kucoba berkali-kali semakin ingin ku hapus ingatanku tentangnya, aku semakin merindukannya.
(Kata orang, "selama waktu kita mencintai seseorang selama itu pula waktu untuk melupakannya, Tapi bagaimana aku bisa melupakannya kalo waktuku ku gunakan untuk merindunya")


Menahun,,,,
kutunggu kata-kata yang merangkum semua,,, (yaNG tak pernah terucap)

akhirnya,,,,
Langkahku membeku , tubuhku lunglai ketika mendengar semuanya,,,,,
Walaupun perih adanya namun inilah jawabannya…, melihat kenyataan ini, sudah bisa menjelaskan semuanya,,,
aku mengaku bisa didepannya,tapi hati ini tak bisa menerimanya….

Dan kini,
aku harap ku dimengerti  walau sekali saja...

Mungkin aku harus melepaskan semua tuk merasakan betapa berartinya dia,,
tuk mengerti betapa aku membutuhkannya atau tuk bisa menyadari kalau semua tak pernah ada untukku,,,,
"saat orang yang kita cintai tak mengenali kita lagi ketika kenangan terlupakan karena sang waktu yang berlalu begitu cepat"
"Cinta selalu menganugrahiku bahasa dan air mata"